Lazada.co.id

lazzada

Friday, December 7, 2012

Memahami Open Source Secara Lebih Baik

Open Source berasal dari Bahasa Inggris yang artinya adalah sumber terbuka. Salah satu semangat yang dibawa oleh aplikasi open source adalah semangat kebebasan (free). Bebas disini bukan berarti gratis. Bebas dalam artian pengguna bebas untuk mempelajari struktur kode dari sebuah aplikasi, bebas memodifikasi kode program, bebas menyebarluaskan tanpa melanggar hak cipta serta bebas meningkatkan kualitas dari aplikasi tersebut. 

Open source identik dengan sistem operasi Linux. Karena memang Linux dikembangkan berbasis open source. Ada yang beranggapan Linux itu susah dipelajari karena semua instruksinya menggunakan comand (berbasis text). Banyak orang malas untuk belajar linux karena hal itu. Anggapan itu tidaklah benar. Saat ini linux dilengkapi dengan tampilan Graphical User Interface (GUI) yang menarik dan tidak kalah dengan sistem operasi lain. Selain itu linux juga dilengkapi dengan terminal yang memungkinkan kita untuk mengetikkan baris perintah pada terminal tersebut. Lagi-lagi di linux kita diberikan  kebebasan, mau menggunakan terminal atau menggunakan GUI yang tinggal klik seperti di sistem operasi lain. 

Sistem operasi beserta aplikasi linux ada yang gratis ada yang berbayar. Perbedaan utama aplikasi open source dan closed source bukan terletak pada gratis atau tidaknya aplikasi. Aplikasi di linux ada yang berbayar seperti aplikasi di sistem operasi lain. Namun, salah satu distro linux yaitu Ubuntu menjamin bahwa distro yang dia kembangkan gratis selamanya. Kita bisa mendapatkanya dengan mudah dengan mendownload di http://ubuntu.com/download

Sebagai sesama pengguna sistem operasi kita tidak etis kalau kita saling menjelek-jelekan pengguna sistem operasi satu sama lain. Semua sistem operasi kedudukanya sama. Tidak ada yang lebih tinggi tidak ada yang lebih rendah. Mereka ada untuk memudahkan pekerjaan manusia. Pengguna bebas untuk memilih aplikasi mana yang akan ia gunakan, mau yang open source atau yang closed source. Tentunya masing-masing membawa konsekuensi sendiri-sendiri. Kalau kita memilih yang closed source konsekuensinya kita harus bayar. Kalau kita pilih yang open source ada yang bayar ada yang tidak bayar.

Walaupun demikian aplikasi open source juga memiliki konsekuensi. Layaknya sebuah sistem buatan manusia yang tidak sempurna. Aplikasi open source memiliki banyak kelemahan, salah satu diantaranya kompatibilitas dengan hardware yang ada. Pada lingkungan tertentu hardware komputer tidak bekerja dengan baik pada aplikasi open source. Namun ada juga hardware yang malah bekerja lebih baik pada lingkungan open source. Inilah kekurangan dan kelebihan dari masing-masing platform.

Kalau kita lihat dari sisi moral, agaknya open source lebih unggul dibandingkan dengan closed source. Pada aplikasi open source kita bebas untuk mempelajari, memodifikasi, mendistribusikan serta meningkatkan kualitas kode program tanpa melanggar hak cipta. Bahkan banyak aplikasi yang bisa kita dapatkan secara gratis walaupun tidak semuanya gratis. Hal ini yang tidak kita dapatkan di lingkungan closed source.

Apapun itu kita berhak untuk menempatkan open source sejajar dengan aplikasi closed source. Dan pengguna bebas untuk memilih menggunakan open source maupun closed source.

Membuat Flasdisk Live USB Pada Ubuntu

Live USB digunakan untuk booting sistem operasi dari media penyimpanan USB (flasdisk). Live USB ini berguna apabila sistem operasi yang terinstal di hardisk kita mengalami crash sehingga tidak bisa melakukan booting secara normal. Pada Ubuntu bisa juga digunakan untuk membuat partisi seperti di windows menggunakan GParted ataupun mengubah ukuran partisi. 

Untuk membuat flasdisk Live USB dibutuhkan sebuah flasdisk berukuran minimal 4 GB, sebuah file master sistem operasi Ubuntu yang berekstensi iso dan sebuah laptop yang sudah terinstal Ubuntu. 

Langkah-langkah untuk membuat Live USB sebagai berikut:
  1. Buka Dash Home, cari software/aplikasi Startup Disk Creator kemudian tekan enter. 
  2. Kalau USB nya sudah dicolokan ke colokan USB, Startup Disk creator akan mendeteksi secara otomatis. Kita bisa memilih untuk menghapus data yang ada pada USB atau tidak dengan memilih Erase Disk. Kalau tidak kita hapus data pada USB tetap ada dan flashdisk bisa digunakan sebagai Live USB. Kalau kita hapus data-data yang ada di flasdisk hilang. 
  3. Selanjutnya kita memilih file iso yang akan kita buat Live USB nya. Kita bisa memilih file iso nya dari CD/DVD maupun dari file iso yang sudah tersimpan dalam hardisk. 
  4. Selanjutnya pilih Make Startup Disk pada bagian kanan bawah. 
  5. Tunggu proses nya sampai selesai, biasanya membutuhkan waktu agak lama sekitar 5 menit. 
  6. Setelah selesai restart komputer dan jangan lupa ubah prioritas booting pada bios diubah booting dari USB flasdisk.
USB flasdisk bisa kita gunakan untuk booting sehingga tidak mengganggu sistem operasi lain yang kita instal pada hardisk.

Thursday, December 6, 2012

Remastering Ubuntu Menggunakan Remastersys

Remastering pada ubuntu berfungsi untuk dua hal, yang pertama sebagai back up sistem operasi kita. Yang kedua berfungsi untuk mendistribusikan ubuntu kepada orang lain. Secara garis besar langkah-langkah melakukan remastering:
  1. instal ubuntu baik pada hardisk maupun secara virtual, bisa juga menggunakan live USB tetapi gunakan USB yang mempunyai kapasitas besar karena hasil remastering ubuntu cukup besar, bisa mencapai 4 GB.
  2. Setelah ubuntu diinstal, lakukan kustomisasi pada ubuntu tersebut, misal merubah tampilan, merubah wallpaper, menginstal aplikasi dan sebagainya.
  3. Instal remastersys
  4. lakukan remastering menggunakan remastersys.
  5. Tes hasil remastering menggunakan virtual machine atau live USB atau DVD
Untuk melakukan remastering pertama kali harus terkoneksi dengan internet untuk selanjutnya tidak perlu terkoneksi internet. Setelah menginstal ubuntu dan melakukan kostomisasi, langkah selanjutnya menginstal remastersys, caranya sebagai berikut:
  1. Buka terminal dengan menekan tombol Ctrl+Alt+T masuk ke user root dengan mengetikan 'sudo su' tanpa tanda petik. Kemudian diminta memasukkan password user.
  2. Melalui user root buka file source.list. File tersebut adalah file yang berisi daftar repository ubuntu kita. Untuk membuka file tersebut dengan mengetikkan 'gedit /etc/apt/source.list/' pada terminal tanpa tanda petik. Setelah muncul file editor tambahkan berikut ke dalam file tersebut baris terakhir tanpa tanda petik 'deb http://www.remastersys.com/ubuntu precise main'
  3. Kemudian simpan dan tutup file tersebut.
  4. Masih melalui terminal pada user root ketikkan 'apt-get update' diikuti 'apt-get install remastersys'. Tunggu prosesnya sampai selesai. Remastersys sudah berhasil diinstal. Saatnya melakukan remastering ubuntu menggunakan remastersys.
  5. Masih melalui terminal pada user root, kita bisa membuat remastering dengan berbagai pilihan:
  • remastersys back up --> untuk membuat live CD/DVD back up dari sistem.
  • remastersys back up custom.iso --> untuk membuat live CD/DVD back up dari sistem dan menamainya custom.iso.
  • remastersys clean --> untuk membersihkan file temporary remastersys.
  • remastersys dist --> untuk membuat live CD/DVD dari sistem kita yang bisa kita distribukan.
  • remastersys dist cdfs --> untuk membuat live CD/DVD yang dapat kita distribusikan hanya file sistemnya saja.
  • remastersys dist cdfs custom.iso --> untuk membuat live CD/DVD yang dapat kita distribusikan hanya file sistemnya saja dan menamainya custom.iso (jika cdfs sudah ada).
Tunggu prosesnya sampai selesai. File remastering sudah berhasil dibuat. File remastering ada di folder /Home/remastersys/remastersys/ pada user root. Apabila kita masuk ke ubuntu sebagai user biasa melalui GUI, file dan folder remastersys tidak akan terlihat. Karena file remastering terdapat pada user root. Kita bisa membuka folder ini melalui user root, caranya melalui terminal ketikkan 'nautilus' tanpa tanda petik. Kemudian arahkan pada folder Home, maka akan terlihat folder remastersys. Pindahkan file hasil remastering pada user biasa menggunakan perintah copy (cp). Namun sebelumnya kita ubah dulu atribut file nya menjadi 777.

Untuk mengubah atribut file bisa melalui terminal, masuk sebagai user root, arahkan ke folder tempat penyimpanan file remastering, misal 'cd /home/remastersys/remastersys'. Kemudian ketikkan 'chmod 777 custom-dist.iso'. Misal nama file remastering custom-dist.iso.

Untuk mengkopi file ke folder/user lain caranya buka terminal masuk sebagai root, arahkan pada folder tempat kita menyimpan file remastering, misal 'cd /home/remastersys/remastersys', setelah tu ketikkan 'cp custom-dist.iso /home/bms/'.

Setelah itu kita bisa mencoba file remastering tersebut menggunakan Virtual Machine (VMWare/Virtual Box). Atau kita juga bisa membuat live USB menggunakan Universal USB pada windows atau Start up DIsk Installer pada Ubuntu yang sudah terinstal pada distro bawaan ubuntu.

File hasil remastering bisa juga kita distribusikan ke orang lain. Hasil remastering seperti Ubuntu yang sudah kita kustomisasi. Selamat mencoba.

Tuesday, December 4, 2012

Ethical Hacking

Seringkali kita mendengar istilah hacking. Hacking berasal dari Bahasa Inggris hack yang berarti mengakses komputer secara ilegal (http://www.merriam-webster.com/dictionary/hack). Pelakunya disebut dengan hacker. Dalam Bahasa Indonesia hacker diterjemahkan sebagai peretas menurut wikipedia, peretas adalah orang yang mempelajari, memodifikasi dan menerobos komputer dan jaringan komputer untuk mendapatkan keuntungan atau sekedar tantangan. Bayangan kita hacker adalah orang yang sangat jahat, dia mencuri informasi, merubah tampilan website dan lain sebagainya. Anggapan kita tersebut tidaklah salah namun juga tidak sepenuhnya benar. 

Kegiatan hacking tidak semuanya merugikan, walaupun kenyataanya kegiatan hacking banyak yang menimbulkan kerugian. Contoh hacking yang tidak merugikan seperti apa yang dilakukan oleh Linus Trovald, ketika melakukan hack ke dalam sistem operasi minix (minimal unix). Dari kegiatan hackingnya tersebut terciptalah sistem operasi yang berkembang sampai sekarang, Linux. Konon katanya kata Linux diambilkan dari nama penemunya Linus. Namun, kegiatan hacking banyak juga yang merugikan diantaranya pemalsuan kartu kredit, pembobolan website, penyerangan ke sebuah website sehingga website tersebut tidak bisa diakses dan lain sebagainya. Kegiatan inilah, oleh para ahli IT disebut dengan cracker, kegiatan hacking yang merusak atau merigukan orang lain. 

Dewasa ini hacking tidak hanya dilakukan oleh orang-seorang namun dilakukan oleh sekelompok orang bahkan oleh negara. Contohnya negara Cina yang disinyalir mempunyai tentara-tentara cyber. Tengok juga beberapa waktu lalu, fasilitas nuklir Iran pernah disusupi virus stuxnet, yang dibuat dan disebarkan oleh Amerika Serikat. Beberapa waktu yang lalu ketika Israel menyerang Palestina, banyak website-website Israel yang tidak bisa diakses karena diserang oleh sekelompok hacker yang menamakan diri Anonimous. Namun sejatinya kegiatan hacking tidaklah selalu merugikan. Yang membuat kegiatan hacking menjadi merugikan adalah manusia yang menggunakanya.

Belakangan ini berkembang istilah dalam dunia hacking yaitu ethical hacking atau hacking yang beretika. Apa maksudnya? Kenapa hacking harus memakai etika. Alasanya ketika hacking tidak menggunakan etika, maka hacking akan menyebabkan perusakan atau kerugian bagi orang lain, seperti yang dicontohkan di atas. Ethical hacking disini dimaksudkan sebagai kegiatan hacking misalnya untuk tujuan pendidikan, tanpa merugikan orang lain atau menimbulkan kerusakan. Termasuk juga untuk menangkap para cracker. Hal ini berdasarkan pemikiran kalau kita akan menangkap pencuri maka kita harus berpikiran seperti pencuri. Kalau kita ingin menangkap cracker kita harus berpikir seperti cracker. Jadi ethical hacking benar-benar melakukan kegiatan seperti cracker namun untuk tujuan yang berbeda. Tahapan-tahapan yang dilakukan sama seperti cracker. 

Contoh dari ethical hacking, misalnya si A diminta oleh sebuah Bank untuk menyerang keamanan sistem komputer bank tersebut. Tujuanya untuk mengetahui kelemahan dari sistem komputer bank tersebut, sehingga setelah mengetahui kelemahanya, kelemahan tersebut bisa dihilangkan atau diminimalisasi. Maka si A akan melakukan penyerangan ke Bank tersebut layaknya seorang cracker beneran. Dia akan menggunakan tool-tool yang mungkin digunakan oleh seorang cracker, untuk mengetahui celah keamananya. Kalaupun harus menggunakan virus, maka virus yang digunakan adalah virus beneran. Menggunakan social engineering dan sebagainya sampai ditemukan celah keamananya. Tentu setelah si A tersebut menemukan celah keamananya dan berhasil masuk ke sistem komputer bank tersebut, dia tidak mencuri informasi yang ada di dalamnya. Kalau dia mencuri dia sudah termasuk cracker bukan ethical hacking lagi. Kemudian dia memberitahu celah keamanan sistem komputer tersebut ke pihak bank untuk diperbaiki. Inilah yang disebut ethical hacing atau hacking beretika, hacking untuk mengetahui kelemahan atau celah dalam sistem jaringan komputer ataupun untuk tujuan pendidikan tanpa menimbulkan kerugian ataupun kerusakan pada pihak lain.

Cara yang disebutkan di atas sering juga disebut penetration testing atau disingkat pentesting. Orangnya disebur pentester. Penetration testing adalah usaha untuk membobol keamanan sebuah jaringan komputer yang bertujuan untuk mengetahui kelemahanya. Tahapan-tahapan dalam penetration testing akan dijelaskan pada posting-posting selanjutnya. 

Friday, November 30, 2012

Remastering Linux Slax


Remastering adalah proses membuat sebuah paket aplikasi (distro) sistem operasi linux beserta aplikasinya. Sehingga kita bisa dengan mudah menyebarluaskan paket aplikasi tersebut ke orang lain. Paket aplikasi yang kita bikin sama dengan distro. Remastering bisa juga kita gunakan sebagai back up komputer kita. Ketika komputer kita mengalami cras ataupun terformat secara tidak disengaja, kita bisa menginstal kembali komputer kita dengan menggunakan remastering yang telah kita bikin sebelumnya. Setingan dan dokumen komputer akan sama seperti saat kita membuat remasternya.

Pada kesempetan kali ini kita akan membuat remaster dari distro linux slax yang merupakan turunan dari slaxware. Remastering Linux slax dapat dilakukan dengan dua cara. Cara yang pertama kita membuat modul-modulnya di website slax.org. Selanjutnya slax beserta modul-modulnya kita download secara langsung dari slax.org sudah dalam bentuk iso. Cara ini memerlukan koneksi internet yang tinggi karena hasil download remaster slax yang berbentuk iso berukuran besar. Cara yang kedua kita mendownload inti distro slax (berektensi .tar) dan modul-modulnya secara terpisah, kemudian kita rangkai secara online. Selanjutnya kita konversi hasilnya dalam bentuk iso. Yang akan kita lakukan adalah cara yang kedua. Untuk melakukan remastering linux slax ada beberapa tool yang dibutuhkan yaitu:
1. master linux slax-6-2-1.tar yang dapat didownload pada slax.org.
2. photoshop di windows GIMP di linux untuk memodifikasi welcome screen dan wallpaper.
3. modul-modul slax yang sudah kita download.
4. winrar atau aplikasi untuk mengekstrak file lainya.

Langkah-langkah remastering slax:
1. Ekstrak file slax-6-2-1.tar ke dalam folder slax-6-2-1.
    Hasil ekstrak file terdiri dari dua folder yaitu folder boot dan folder slax. Folder boot digunakan untuk   booting, folder slax berisi aplikasi-aplikasi slax.

2. Pada folder boot terdapat file slax.cfg dan slax.png. File slax.cfg digunakan untuk mengatur booting dan file slax.png digunakan sebagai gambar welcome screen. Ubah slax.cfg sesuai dengan keinginan kita. misal kita ingin mengubah gambar welcome screen, ganti slax.png sesuai dengan nama file gambar pengganti kita. Kemudian save. Untuk mengedit slax.cfg bisa menggunakan notepad ataupun wordpad. Perlu diperhatikan file gambar yang akan kita jadikan welcome secreen harus berekstensi png dengan resolusi 640x480 pixel. Untuk membuatnya bisa menggunakan photoshop ataupun microsoft office picture manager ataupun paint.

3.  Langkah selanjutnya kita akan menambahkan modul atau aplikasi. Caranya dengan mengkopikan modul-modul slax yang sudah kita download sebelumnya ke dalam folder slax/base. Pada slax aplikasi disebut dengan modul.

4. Selanjutnya kita akan mengubah wall-paper dengan cara membuat folder baru pada slax/rootcopy/usr/share/wall-papers. Copy file gambar ke dalam folder tersebut, kemudian namai slax-wallpaper.jpg.

5. Selanjutnya kita akan membuat file iso dari master slax yang sudah kita buat.
Tekan tombol windows + Rakan tampil run dan ketik cmd akan tampil command prompt windows.
Pada command prompt windows, masuk ke directori tempat kita menyimpan folder slax, pada komputer yang saya gunakan terletak di E:Slax-6-2-1/slax. Ketikkan E: kemudian akan muncul
Setelah itu ketikkan cd Slax.6.2.1\Slax, akan muncul seperti ini

Kemudian ketikkan make_iso.bat mylinux.iso. Make_iso.bat adalah perintah untuk membuat file dengan ekstensi iso kemudian mylinux.isi adalah nama file isonya. Anda bisa mengganti nama file isonya sesuai dengan keinginan anda sendiri. Kemudian tekan enter dan tunggu prosesnya sampai selesai. Setelah ada pesan tekan sembarang tombol berarti proses pembuatan master slax sudah selesai dan slax bisa dijalankan pada lingkungan virtual maupun di pindah pada USB maupun CD. 
Slax sudah bisa dijalankan pada virtual machine bisa menggunakan virtual box atau vmware. Kalau kita ingin agar slax bisa dijalankan melalui USB bisa menggunakan Universal-USb Installer atau Unebootin.

Selamat Mencoba :)

Tuesday, November 27, 2012

Virtual Machine, Makhluk Apakah Itu?

Beberapa diantara kita menginginkan komputernya terinstal beberapa sistem operasi. Dan kedua sistem operasi tersebut bisa dijalankan tanpa mengganggu satu sama lain. Hal ini mempermudah kita yang sedang belajar sistem operasi. Kita bisa membandingkan sistem operasi yang satu dengan sistem operasi lainya. Beberapa sistem operasi, mengharuskan untuk memformat seluruh hardisk ketika akan menginstal sistem operasi. Bisa saja kita menyediakan partisi hardisk khusus untuk menginstal sistem operasi tersebut, namun caranya cukup rumit untuk seorang pemula yang baru belajar sistem operasi tertentu. Ataupu kalau bisa kadang-kadang terjadi permasalahan yaitu sistem operasi yang satunya tidak kebaca pada saat booting.

Ada cara lain yang bisa dilakukan untuk menginstal beberapa sistem operasi dalam satu mesin komputer. Yaitu menggunakan virtual machine. Virtual machine adalah sebuah mesin virtual yang kita gunakan untuk menjalankan sebuah sistem operasi pada sistem operasi inang (host). Virtual machine tersebut sebagai software untuk menjalankan sistem operasi pada sistem operasi yang lain (host).


Berdasarkan gambar tersebut terlihat ada sebuah physical machine (mesin fisik) yang merupakan tempat terinstalnya sistem operasi utama atau inang atahu host. dengan menggunakan virtual machine kita bisa membuat sistem operasi-sistem operasi yang lain, secara virtual. Kita bisa beralih dari sistem operasi utama ke sistem operasi virtual atau sebaliknya dengan mudah. Antar sistem operasi tersebut juga saling terhubung satu sama lain melalui virtual network adapter. Kita bisa mengkonfigurasi jenis jaringan antar sistem operasi-sistem operasi tersebut. Apakah menggunakan mode Bridge atau NAT. Kalau kita menggunakan mode bridge outside network (internet) dan sistem operasi utama bisa mengakses sistem operasi virtual dan sebaliknya. Tetapi kalau kita menggunakan NAT, sistem operasi virtual bisa mengakses sistem operasi utama dan outside network (internet) tetapi outside network (internet) dan sistem operasi utama tidak bisa mengakses sistem operasi virtual. Mana yang kita pilih tergantung dari kebutuhan. Kalau kita mau aman pilih NAT.

Layaknya sebuah jaringan komputer, kita bisa mengkonfigurasi jaringan misal membuat gateway, menyeting IP Address, membuat firewall bahkan kita juga bisa membuat server dan sebagainya. Namun, diantara kelebihan-kelebihanya, virtual machine juga mempunyai kelemahan. Virtual machine yang sedang menjalankan sebuah sistem operasi membutuhkan resource komputer yang cukup besar, yang akan mengakibatkan komputer menjadi lambat atau bisa juga hang bila sistem operasi yang dijalankan lebih dari satu.

Ada dua software virtual machine yang cukup terkenal yaitu virtual box yang dapat didownload pada laman https://www.virtualbox.org/ dan VMWare. Namun untuk dapat menggunakan VMWare kita harus membeli lisensinya sementara virtual box bersifat open source.

Monday, November 26, 2012

Penilaian Kinerja Dosen

Isilah kuesioner yang terdapat pada link berikut untuk menilai kinerja dosen dalam mengajar selama satu semester. Jawablah kuesioner dengan sejujur-jujurnya, jawaban anda tidak akan mempengaruhi nilai. Kuesioner terdiri dari tiga bagian yaitu, kuesioner untuk dosen yang mengajar mata kuliah teori di ruang teori, kuesioner untuk instruktur maupun aslab yang mengajar baik di ruang teori maupun di lab dan kuesioner untuk kinerja adm. Kuesioner dapat diakses melalui link berikut Kuesioner Penilaian Kinerja Dosen

Terima kasih atas pertisipasi anda.