Lazada.co.id

lazzada

Wednesday, June 12, 2013

Menggunakan Button Pada Android dan Memahami Method setOnClickListener

Postingan kali ini tidak akan membuat proyek baru, tetapi hanya akan mereview postingan selanjutnya yang berjudul menggunakan textview dan edittext. Layout dan source code pada postingan ini menggunakan layout dan source code pada postingan tersebut. Sesuai dengan  dengan judulnya pada postingan kali ini kita akan fokus pada Button dan methodnya. Method adalah sebuah penggalan program yang menampilkan suatu pekerjaan atau tugas tertentu. Method adalah istilah pada bahasa pemrograman java, mirip dengan function pada bahasa C ataupun C++, atau juga sub routine pada Visaul Basic. 

Sama seperti objek-objek lainya, misal TextView maupun EditText, Button harus diinisialisai terlebih dahulu agar bisa digunakan. Semua objek yang akan digunakan harus diinisialisasi atau di dalam konsep object oriented diinstansiasi. Inisialisasi dilakukan pada file MainActivity.java, pada folder src. Bentuk inisialisasinya sebagai berikut.

Button btn=(Button)findViewById(R.id.btn);

Setelah diinstansiasi berarti sudah terscipta objek baru yaitu objek btn. Di dalam OOP setiap objek memiliki perilaku atau method atau function atau sub routine. Kita akan membuat sebuah method untuk objek btn, dimana btn ini adalah sebuah Button, oleh karena itu methodnya kira-kira apa yang akan dilakukan atau ditampilkan ketikan Button btn disentuh. Method yang tepat adalah setOnClickListener. Method ini akan selalu mendengarkan klik pada objek Button btn. Dan akan menampilkan sesuatu jika Button btn di-klik.

btn.setOnClickListener(new View.OnClickListener()

Selanjutnya kita akan menentukan apa yang akan dilakukan ketika objek Button btn di-klik. Misalnya ketika Button btn ini di-klik, maka aplikasi akan menampilkan teks yang sudah dimasukkan pada objek EditText. Mengenai penggunaan objek EditText, baca postingan sebelumnya menggunakan textview dan edittext
{
           
     @Override
     public void onClick(View arg0) {
     // TODO Auto-generated method stub
     tampil.setText("Nama anda"+edt.getText().toString());
     }
        });
    }
Sebetulnya pada potongan program di atas kita hanya mengetikkan 'tampil.setText("Nama Anda "+edt.getText().toString());' tanpa tanda petik. Selebihnya akan digenerated otomatis oleh Eclipse. Perintah tersebut artinya adalah bahwa ketika Button btn di-klik maka objek tampil, dimana tampil ini adalah sebuah TextView, akan diset atau diatur sebuah teks yang berbunyi 'Nama anda +teks yang diinput pada EditText, selesai. edt adalah sebuah objek EditText (baca postingan sebelumnya). Bisa juga inputan ini kita simpan pada sebuah variabel, kemudian isi variable kita tampilkan pada objek TextView tampil. Namun variabelnya perlu kita inisialisasi terlebih dahulu, serta kita tentukan variablenya variabel lokal atau variabel global. variable lokal artinya variabel tersebut hanya dikenali pada objek Button btn tersebut, sedangkan variabel global dikenali di seluruh aplikai termasuk di objek yang lain. Misa kita tambahkan variabel nama sebagai variabel lokal, sehingga menjadi seperti berikut. 
String nama=edt.getText().toString();
tampil.setText("Nama Anda "+nama);
Pada potongan program di atas, inputan pada objek EditText edt kita simpan terlebih dahulu pada variabel nama sebelum kita tampilkan pada objek tampil. 

Demikian sedikit mengenai Button, semoga bermanfaat.

Friday, June 7, 2013

Menggunakan TextView dan EditText Pada Android

TextView pada Android digunakan untuk manmpilkan teks atau tulisan pada layar atau perangkat android. Sedangkan EditText digunakan oleh user untuk menginput atau memasukkan tulisan, teks atau angka. Pada tutorial kali ini kita akan membuat aplikasi sederhana untuk memasukkan teks dan kemudian menampikanya di layar perangkat Android. 

Langkah yang pertama kita jalankan Eclipse yang sudah terinstal Android SDK. Langkah-langkah menginstal android sdk pada eclipse ada pada postingan install-android-sdk-pada-eclipse. Setelah eclipse dijalankan, buat proyek android baru dengan cara mengklik File>New>Android Application Project. 
Selanjutnya isi bidang-bidang yang harus diisi, nama aplikasi, minimum sdk, compile with dan sebagainya. Nama aplikasi diisi sesuai dengan nama aplikasi yang kita inginkan. Tidak ada aturan baku mengenani penamaan aplikasi, namun yang paling penting nama aplikasi yang kita buat harus mudah diingat dan mencirikan aplikasi kita. Misal pada aplikasi ini saya namai Teks Input. Untuk bidang-bidang yang lain bisa memilih diantara pilihan yang sudah ada. 

Klik next sampai finish. Selanjutnya kita akan membuat layout aplikasi kita. perlu diingat setiap aplikasi android terdiri dari dua komponen utama yaitu layout dan logika program. Layout aplikasi android dibuat menggunakan baha xml, sedangkan logika program menggunakan bahasa pemrograman java. Layout aplikasi android terletak pada res/layout/activity_main.xml. Buka file activity_main.xml tersebut, ganti kodenya menjadi seperti berikut.
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:orientation="vertical" >

    <TextView
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:text="@string/nm" />
    <EditText
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:id="@+id/edt"
        />
    <Button
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:text="@string/btn"
        android:id="@+id/btn"/>
    <TextView
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:text=""
        android:id="@+id/tampil"/>

</LinearLayout>
Selanjutnya buka file strings.xml yang terletak pada folder res/values/, file ini berisi nilai-nilai string yang digunakan pada aplikasi yang kita buat. Ganti kodenya menjadi seperti berikut.
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<resources>

    <string name="app_name">Text Input</string>
    <string name="action_settings">Settings</string>
    <string name="nm">Nama:</string>
    <string name="btn">OK</string>

</resources>
Selanjutnya kita akan membuat logika program yang secara otomatis tersimpan pada src/com.example.textinput/MainActivity.java. Buka file tersebut dan ganti kodenya menjadi:
package com.example.textinput;

import android.os.Bundle;
import android.app.Activity;
import android.view.Menu;
import android.view.View;
import android.widget.TextView;
import android.widget.EditText;
import android.widget.Button;


public class MainActivity extends Activity {

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);
        final EditText edt=(EditText)findViewById(R.id.edt);
        Button btn=(Button)findViewById(R.id.btn);
        final TextView tampil=(TextView)findViewById(R.id.tampil);
        btn.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
          
            @Override
            public void onClick(View arg0) {
                // TODO Auto-generated method stub
                tampil.setText("Nama anda"+edt.getText().toString());
            }
        });
    }

    @Override
    public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) {
        // Inflate the menu; this adds items to the action bar if it is present.
        getMenuInflater().inflate(R.menu.main, menu);
        return true;
    }

}
Setelah selesai mengedit kode program, jalankan emulator atau perangkat virtual android dengan cara klik dua kali AVD Manager pada folder C/Program Files/Android/android sdk, tempat kita menginstal android sdk. Langkah-langkah menginstal android sdk ada pada postingan install-android-sdk-pada-eclipse. Setelah itu jalankan emulator. 

Klik kanan nama proyek android yang kita buat pada Package Explorer Eclipse, pilih Run As, pilih Android Application. Jika ada prompt no devive compatible, pilih yes, kemudian pilih nama emulator yang sedang berjalan, beri tanda centang pada Use Same Device For Future Launches, klik OK. 
Tunggu beberapa saat Eclipse mengupload dan menginstal aplikasi pada emulator. Setelah selesai diinstal pada emulator akan langsung dijalankan, hasilnya sebagai berikut.

 
Selamat mencoba, pertanyaan silakan melalui komentar.
 

Wednesday, June 5, 2013

Install Android SDK Pada Eclipse

Salah satu tool IDE yang bisa digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis android adalah Eclipse. Namun, agar eclipse bisa kita gunakan untuk membuat aplikasi berbasis android kita harus menginstal Android SDK (Android Software Development Tool) pada eclipse. Ada dua cara penginstallanya, cara yang pertama dengan mendownload dan menginstal eclipse dan android sdk secara terpisah atau sendiri-sendiri. Atau mendownload software eclipse yang sudah di-bundle dengan android sdk. Bagi pemula saya sarankan menggunakan cara yang kedua, yaitu dengan mendownload eclipse yang sudah di-bundle dengan android adk disini untuk windows 32 bit dan disini untuk windows 64 bit. Bagi yang menggunakan platform lain, misal Linux atau Mac bisa mendownload disini. Setelah didownload ekstrak hasil download menggunakan software ekstraksi, misal Winrar atau sejenisnya. Kemudian jalankan eclipse.exe yang terletak pada folder eclipse, serta AVD manager untuk membuat device android virtual pada PC yang terletak pada folder android sdk. Namun kelemahan eclipse yang dibundle dengan android sdk, berdasarkan pengalaman, emulator atau device android virtual harus booting dari awal setiap kali akan digunakan, sehingga memerlukan waktu yang sangat lama. Ini tidak terjadi kalau kita menginstal eclipse dan android sdk sendiri-sendiri. Berikut langkah-langkahnya:

1. Download eclipse, pada kesempatan ini saya menggunakan Eclipse Helios karena memiliki antar muka yang familiar. Eclipse helios dapat didownload disini, pilih Eclipse IDE For Java EE Developers.

2. Pastikan komputer sudah terinstal software java, untuk memeriksanya masuk ke terminal atau cmd pada Windows, ketikan 'java' tanpa tanda petik. Jika java sudah terinstal maka akan muncul parameter-parameter pada software java, kalau muncul peringatan 'java is not recognized internal or eksternal command, operable program or batch file' berarti program java belum terintsal. Untuk menginstalnya download java disini dan ikuti perintah sampai selesai. 

3. Download android sdk disini, klik Download For Other Platforms, pilih platform yang sesuai, Windows 32 atau 64 bit atau Linux 32 atau 64 bit atau Mac. Setelah selesai mendownload, jalankan dan instal sampai selesai. 

4. Jalankan eclipse yang sudah didownload tadi dengan cara megnklik dua kali eclipse.exe yang terletak pada folder eclipse hasil download tadi. Klik help>>Instal New Software, isikan 'http://dl-ssl.google.com/android/eclipse/' tanpa tanda petik pada isian Work with, kemudian klik add, tunggu sebentar beri tanda centang pada Developer Tool, pilih next sampai selesai instalasi.
5. Perlu waktu yang cukup lama untuk mendownload paket dari google. Jika sudah selesai restart eclipse dan eclipse sudah terinstall android sdk. 

Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi android sdk berdasarkan platform android. Kita bisa memilih menginstal platform android dari yang pertama cup cake sampai platform android yang terakhir jelly bean. Kalau kita download semuanya, ukuran download sangat besar bisa mencapai 5 GB, tapi kita bisa juga mendwonload satu platform aja misal platform yang terkahir jelly bean (Android 4.2.2) atau gingerbred (Android 2.3.4). Untuk mendownloadnya klik dua kali ikon Android SDK yang terletak pada folder (biasanya kalau tidak diubah) C/Program Files/Android SDK, folder ketika kita menginstal android sdk pada langkah nomor 3 di atas. Kemudian beri tanda centang pada platform android yang akan didownload, bisa semuanya atau bisa salah satu platform aja. Klik Install Package yang terletak di kanan bawah antar muka android sdk. 
 
Tunggu sampai selesai download. Selagi menunggu download selesai kita konfigurasi emulator atau device virtual android yang akan kita gunakan untuk menjalankan aplikasi android yang kita buat. Dengan cara ini bagi yang tidak mempunyai hp android tetap bisa menjalankan aplikasi pada PC.  Bagi yang mempunyai hp android bisa mencobanya pada hp sesungguhnya. Klik AVD Manager.exe yang terletak pada folder C/Program Files/Android SDK/, klik new, isi AVD name, Device, Target, CPU dan seterusnya seperi gambar berikut. 
 
AVD name bisa diisi sesuai keinginan kita sendiri, bidang lainya bias diisi sesuai pilihan yang ada. Kemudian klik OK, pilih AVD yang sudah kita buat tadi, kemudian klik Start, ada prompt lagi, pilih Launch. Jika berhasil akan tampil seperi berikut. 
Selamat proses instalasi Android SDk pada Eclipse telah selesai, selanjutnya kita akan mencoba untuk membuat aplikasi android baru.