Lazada.co.id

lazzada

Friday, November 30, 2012

Remastering Linux Slax


Remastering adalah proses membuat sebuah paket aplikasi (distro) sistem operasi linux beserta aplikasinya. Sehingga kita bisa dengan mudah menyebarluaskan paket aplikasi tersebut ke orang lain. Paket aplikasi yang kita bikin sama dengan distro. Remastering bisa juga kita gunakan sebagai back up komputer kita. Ketika komputer kita mengalami cras ataupun terformat secara tidak disengaja, kita bisa menginstal kembali komputer kita dengan menggunakan remastering yang telah kita bikin sebelumnya. Setingan dan dokumen komputer akan sama seperti saat kita membuat remasternya.

Pada kesempetan kali ini kita akan membuat remaster dari distro linux slax yang merupakan turunan dari slaxware. Remastering Linux slax dapat dilakukan dengan dua cara. Cara yang pertama kita membuat modul-modulnya di website slax.org. Selanjutnya slax beserta modul-modulnya kita download secara langsung dari slax.org sudah dalam bentuk iso. Cara ini memerlukan koneksi internet yang tinggi karena hasil download remaster slax yang berbentuk iso berukuran besar. Cara yang kedua kita mendownload inti distro slax (berektensi .tar) dan modul-modulnya secara terpisah, kemudian kita rangkai secara online. Selanjutnya kita konversi hasilnya dalam bentuk iso. Yang akan kita lakukan adalah cara yang kedua. Untuk melakukan remastering linux slax ada beberapa tool yang dibutuhkan yaitu:
1. master linux slax-6-2-1.tar yang dapat didownload pada slax.org.
2. photoshop di windows GIMP di linux untuk memodifikasi welcome screen dan wallpaper.
3. modul-modul slax yang sudah kita download.
4. winrar atau aplikasi untuk mengekstrak file lainya.

Langkah-langkah remastering slax:
1. Ekstrak file slax-6-2-1.tar ke dalam folder slax-6-2-1.
    Hasil ekstrak file terdiri dari dua folder yaitu folder boot dan folder slax. Folder boot digunakan untuk   booting, folder slax berisi aplikasi-aplikasi slax.

2. Pada folder boot terdapat file slax.cfg dan slax.png. File slax.cfg digunakan untuk mengatur booting dan file slax.png digunakan sebagai gambar welcome screen. Ubah slax.cfg sesuai dengan keinginan kita. misal kita ingin mengubah gambar welcome screen, ganti slax.png sesuai dengan nama file gambar pengganti kita. Kemudian save. Untuk mengedit slax.cfg bisa menggunakan notepad ataupun wordpad. Perlu diperhatikan file gambar yang akan kita jadikan welcome secreen harus berekstensi png dengan resolusi 640x480 pixel. Untuk membuatnya bisa menggunakan photoshop ataupun microsoft office picture manager ataupun paint.

3.  Langkah selanjutnya kita akan menambahkan modul atau aplikasi. Caranya dengan mengkopikan modul-modul slax yang sudah kita download sebelumnya ke dalam folder slax/base. Pada slax aplikasi disebut dengan modul.

4. Selanjutnya kita akan mengubah wall-paper dengan cara membuat folder baru pada slax/rootcopy/usr/share/wall-papers. Copy file gambar ke dalam folder tersebut, kemudian namai slax-wallpaper.jpg.

5. Selanjutnya kita akan membuat file iso dari master slax yang sudah kita buat.
Tekan tombol windows + Rakan tampil run dan ketik cmd akan tampil command prompt windows.
Pada command prompt windows, masuk ke directori tempat kita menyimpan folder slax, pada komputer yang saya gunakan terletak di E:Slax-6-2-1/slax. Ketikkan E: kemudian akan muncul
Setelah itu ketikkan cd Slax.6.2.1\Slax, akan muncul seperti ini

Kemudian ketikkan make_iso.bat mylinux.iso. Make_iso.bat adalah perintah untuk membuat file dengan ekstensi iso kemudian mylinux.isi adalah nama file isonya. Anda bisa mengganti nama file isonya sesuai dengan keinginan anda sendiri. Kemudian tekan enter dan tunggu prosesnya sampai selesai. Setelah ada pesan tekan sembarang tombol berarti proses pembuatan master slax sudah selesai dan slax bisa dijalankan pada lingkungan virtual maupun di pindah pada USB maupun CD. 
Slax sudah bisa dijalankan pada virtual machine bisa menggunakan virtual box atau vmware. Kalau kita ingin agar slax bisa dijalankan melalui USB bisa menggunakan Universal-USb Installer atau Unebootin.

Selamat Mencoba :)

No comments:

Post a Comment