Lazada.co.id

lazzada

Thursday, May 30, 2013

Simulasi Jaringan Komputer Menggunakan Cisco Packet Tracer

Tulisan ini muncul karena keterbatasan perangkat keras untuk praktik jaringan komputer, khususnya materi tentang routing. Diperlukan hardware yang mahal untuk mempraktikkan cara kerja router ataupun mekanisme routing. Misalkan dalam satu kelas terdapat 30 mahasiswa yang terbagi dalam 6 kelompok yang setiap kelompok beranggotakan 5 orang. Andaikan harga satu router sebesar US $ 500 atau sekitar Rp. 5 juta, maka dibutuhkan Rp. 30 juta untuk membeli perangkat router untuk digunakan sebagai bahan praktik. Cisco, sebagai salah satu perusahaan yang membuat perangkat router mengembangkan sebuah software yang bisa digunakan untuk mensimulasikan router Cisco ataupun mekanisme routing. Software itu bisa di download di sini

Sebetulnya masih banyak software simulasi jaringan komputer yang lain, misal GNS3. Pada kesempatan ini kita akan menggunakan software Cisco Packet Tracer untuk simulasi jaringan. Keuntungan menggunakan software ini selain menghemat biaya adalah fleksibel, simulasi bisa dilakukan dimana saja karena software terinstal pada komputer. Tidak seperti kalau kita menggunakan hardware sungguhan hanya bisa dilakukan di Lab karena hardware tersebut tidak boleh kita bawa pulang, kecuali kalau kita membeli secara pribadi yang harganya cukup mahal.

Setelah mendownload software pada link di atas, jalankan software Cisco Packet Tracer dengan mengklik dua kali ikon pada desktop. Untuk sementara ini software tersebut baru tersedia pada lingkungan Windows. Berikut tampilan awal saat software dijalankan. 
Yang perlu diperhatikan adalah pada bagian kiri bawah, pada bagian tersebut terdapat ikon-ikon hardware yang akan kita praktikkan. Ada hardware umum misal switch, ketika ikon switch diklik maka sebelah kiri akan tampil seri hardware switch. Begitu juga ketika ikon End Device diklik, di sebelah kiri akan tampil pilihan end device mulai dari komputer personal sampai handphone yang dilengkapi dengan wifi. 

Selanjutnya kita akan membuat simulasi jaringan komputer, yang masing-masing jaringan terdiri dari satu buah router, satu buah switch, dan dua buah end device dalam hal ini adalah personal komputer desktop, seperti tampak pada gambar berikut. 
Untuk menghubungan perangkat yang satu dengan perangkat yang lain bisa menggunakan ikon Connection yang mempunyai simbol seperti petir, kemudian akan tampil sebelah kiri jenis koneksi, kita pilih yang paling kiri yang artinya software secara otomatis menentukan jenis koneksi dan port yang digunakan. Koneksi dari PC ke swith menggunakan port fasethernet dan kabel straigh through. Koneksi dari switch ke router menggunakan port fast ethernet dan kabel straight through. Koneksi dari router ke router menggunakan port serial. 

Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi masing-masing device supaya kesemua device (PC) ini bisa berkomunikasi. Syarat agar device bisa berkomunikasi, device tersebut terletak di dalam satu jaringan, atau kalau terletak dalam jaringan yang berbeda, seperti gambar di atas, harus dihubungkan menggunakan router, yang nanti akan kita konfigurasi juga. Langkah pertama kita mengkonfigurasi end device yang paling mudah yaitu PC. Kita akan memberikan alamat IP pada msing-masing PC, caranya klik dua kali pada ikon PC, pilih tab Config, pilih interface FastEthernet, pilih IP Address Configuration static dan masukkan nilai IP address 192.168.1.2, subnet mask 255.255.255.0. Pada komputer yang satunya pada jaringan yang sama masukkan IP Address 192.168.1.3. Dab pada komputer yang berbeda jaringan masukkan IP Address 192.168.2.2 dan 192.168.2.3. Subnet mask sama 255.255.255.0, seperti terlihat pada gambar berikut. 
Setelah semua PC kita konfigurasi, kita akan cek konektivitas masing-masing jairngan dengan menggunakan perintah ping. Caranya klik dua kali pada komputer dengan ip address 192.168.1.2, pilih tab Desktop, pilih Command Prompt, pada layar komputer akan tampil warna hitam. Ketik ping 192.168.1.3, apabila konfigurasi benar akan tampil reply seperti gambar berikut.
Kemudian ketik ping 192.168.2.2, akan tampil request time out, karena komputer dengan IP Address 192.168.2.2 berada di luar jaringan, sementara router yang kita gunakan untuk menghubungkan dua jringan tersebut belum kita konfigurasi.

Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi router, supaya semua komputer di dalam kedua jaringan tersebut bisa berkomunikasi. Caranya klik dua kali pada ikon router, pilih tab CLI, pilih dialog configuration= no, tekan enter dua kali, maka akan tampil sebagai berikut. 
Selanjutnya ketikan perintah berikut pada router. 
Router>enable
Router#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#hostname SATU
SATU(config)#line vty 0 4
SATU(config-line)#login
% Login disabled on line 66, until 'password' is set
% Login disabled on line 67, until 'password' is set
% Login disabled on line 68, until 'password' is set
% Login disabled on line 69, until 'password' is set
% Login disabled on line 70, until 'password' is set
SATU(config-line)#password password
SATU(config-line)#exit
SATU(config)#enable secret admin
SATU(config)#exit

%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
SATU#int
SATU#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
SATU(config)#int
SATU(config)#interface fast
SATU(config)#interface fastEthernet 0/0
SATU(config-if)#des
SATU(config-if)#description link to lokal SATU
SATU(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
SATU(config-if)#no shut
SATU(config-if)#no shutdown

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up

SATU(config-if)#exit
SATU(config)#int
SATU(config)#interface serial2/0
SATU(config-if)#ip address 10.1.1.1 255.0.0.0
SATU(config-if)#ban
SATU(config-if)#bandwidth 64
SATU(config-if)#clo
SATU(config-if)#clock rat
SATU(config-if)#clock rate 6400
Unknown clock rate
SATU(config-if)#des
SATU(config-if)#description link to DUA
SATU(config-if)#no shut
SATU(config-if)#no shutdown

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to down
SATU(config-if)#exit
SATU(config)#router rip
SATU(config-router)#network 192.168.1.0
SATU(config-router)#network 10.0.0.0
SATU(config-router)#^Z
SATU#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console

SATU#cop
SATU#copy run
SATU#copy running-config sta
SATU#copy running-config startup-config
Destination filename [startup-config]?
Building configuration...
[OK]
SATU#

Selanjutnya konfigurasi router yang kedua dengan cara yang sama, namun ada perbedaan pada IP Address yang digunakan yaitu, fastethernet 192.168.2.1 dan serial 10.1.1.2 subnet yang digunakan sama dengan subnet mask router SATU. 

Setelah semua dikonfigurasim tunggsu sesaat sampai semua perangkat memuat konfigurasi yang diberikan. 
Selanjutnya kita cek konektivitas mulai dari komputer dengan ip addess 192.168.1.2, klik dua kali pilih tab desktop, pilih command prompt. Ketik ping 192.168.1.3. Komputer dengan ip address 192.168.1.3 berada dalam satu jaringan, sehingga kemungkinan besar langsung otomatis tersambung dengan switch. 
Selanjutnya ketika ping 192.168.1.1, ip address ini adalah ip address port fastethernet router SATU yang terhubung dengan switch. Kalau konfigurasi kita tadi benar akan tampil sebagai berikut. 
Selanjutnya ketik ping 10.1.1.1, ip address ini adalah alamat port serial pada router SATU. Sebelumnya perli ditambahkan alamat gate way untuk masing-masing komputer, caranya klik dua kali ikon komputer, pilih tab config, pilih global setting, masukkan ip address gateway static 192.168.1.1 untuk jaringan satu dan 192.168.2.1 untuk jaringan dua. Kalau benar akan tampil seperti berikut. 
Selanjutnya ketik ping 10.1.1.2, ip address ini adalah port serial pada router DUA. Kalau benar akan tampil seperti berikut. 

Yang terakhir kita akan memeriksa konektivitas dengan salah satu komputer yang terletak pada jaringan dua, dengan menetikkan ping 192.168.2.3. Jika benar hasilnya:
Selesai sudah konfigurasi dua router pada dua jaringan komputer, semakin banyak jumlah jaringan komputer maka jumlah router yang dibutuhkan semakin banyak. Silakan mencoba dengan konfigurasi anda sendiri-sendiri.

Tuesday, April 30, 2013

Kuis Mata Kuliah EPTIK

Silakan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di bawah ini, nilai jawaban ini sebagai nilai tugas mata kuliah EPTIK. Anda hanya diperbolehkan menjawab sekali dan waktu yang digunakan menjawab maksimal 15 menit, setiap kelebihan waktu 1 menit nilai akan dikurangi 0,5 poin. Waktu pengerjaan dari tanggal 30 April sampai dengan 6 Mei 2013.
Berikut link soal Kuis EPTIK

Wednesday, December 19, 2012

Membuat Daftar Pustaka Otomatis Menggunakan MS Office 2007

Bagi para pembaca sekalian yang menggunakan MS Office 2007 atau 2010, berikut saya upload video membuat daftar pustaka otomatis. Dalam video ini juga ditunjukkan bagaimana memanfaatkan heading yang ada di MS Office 2007, membuat daftar isi, tabel dan gambar. Salah satu keunggulan MS office 2007 dibandingkan dengan Libre Office adalah kemampuan untuk membuat kutipan atau sitasi sesuai dengan style yang kita inginkan secara otomatis, tanpa harus melakukan konfigurasi seperti di LibreOffice. Pada MS Office 2007 tersedia style APA, Chicago dan lain-lain. Kita juga dapat menambahkan style lainya misal style IEEE yang biasa digunakan untuk penulisan jurnal. 

Tutorial bisa dilihat di sini

Video dapat didownload di Dropbox

Video tersebut berekstensi swf, supaya ukuranya kecil. Untuk membukanya bisa menggunakan browser misal Mozila Firefox yang sudah diinstal plug-in flash player. Cara penginstalanya bisa dilihat di sini

Friday, December 14, 2012

Video Tutorial LibreOffice

Melanjutkan postingan yang berjudul Menggunakan LibreOffice untuk Menulis Tugas Akhir, pada postingan kali ini saya upload versi videonya. Postingan ini memenuhi permintaan dari seorang pembaca. Pada video ini saya menggunakan LibreOffice, sebuah aplikasi pengolah kata Open Source. Aplikasi ini tidak hanya berjalan pada platform Linux tetapi juga pada Windows. Berdasarkan pengalaman saya, penggunaan LibreOffice ini lebih mudah dari pada menggunakan MS Office. Walaupun ada juga kekuranganya, yaitu dari segi otomatisasi LibreOffice kalah dari MS Office. Kekurangan ini tertutupi oleh kemampuan LibreOffice yang mampun memenuhi keinginan user sesuai dengan keinginanya. Keunggulan lain dari LibreOffice dibandingkan MS Office, penyisipan break dan pengaturan halaman untuk masing-masing section jauh lebih mudah dan sederhana dibandingkan MS Office. 

Video tersebut dapat di download di Dropbox

Video tersebut mempunyai ekstensi swf. Untuk membuka video tersebut bisa menggunakan flash player atau bisa juga menggunkan browser yang sudah diinstal flash player. Untuk menginstal flash player di browser Mozila Firefox klik pada tool>Add-Ons, ketikkan shockwave flash pada kotakpencarian. Klik instal pada hasil pencarian shockwave flash.

File hasil pada video tersebut bisa didownload di Dropbox

Thursday, December 13, 2012

Menampilkan Kembali Postingan Yang Terhapus

Postingan ini dilatarbelakangi oleh terhapusnya postingan yang berjudul Menjalankan Ubuntu Pada VMWare. Saya mohon maaf kepada para pembaca sekalian sehubungan dengan ketidaknyamanan yang saya timbulkan :). Beberapa waktu lalu postingan tersebut tidak bisa diakses karena secara tidak sengaja postingan tersebut saya hapus. Kemudian saya mencari informasi bagaimana memunculkan postingan yang telah terhapus dan akhirnya dapat. Pengalaman saya tersebut akan saya sharing disini. 

Untuk memunculkan postingan yang telah terhapus tersebut, domain kita harus sudah di index oleh google karena kita akan memanfaatkan google cache. Langkah yang pertama kita ketikkan nama domain kita pada google search misal bektimaryuni.blogspot.com. Akan muncul hasil pencarian oleh google.

Setelah itu kita arahkan mouse kita pada tanda >> pada postingan yang terhapus. Kemudian klik kanan pada link cache dan pilih open link in new tab.
Setelah itu akan tampil postingan kita yang telah terhapus sebelumnya secara utuh sampai pada komentarnya juga. Untuk menampilkan kembali cukup dengan mengkopi seluruh postingan lengkap dengan gambar dan link-nya ke postingan baru.
Demikian semoga bermanfaat.

Menjalankan Ubuntu Pada VMWare

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang Virtual Machine, pada postingan ini saya akan berbagi cara menjalankan sistem operasi Linux Ubuntu pada sistem operasi windows. Sehingga dalam satu komputer yang kita miliki terdapat dua sistem operasi yang berjalan bersama-sama, bukan bergantian booting. Bisa saja kedua sistem operasi tersebut kita instal pada hardisk, namun terdapat kekurangan apabila kita ingin berpindah dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain, komputer kita harus restart. agar kita bisa dengan mudah berpindah dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain, salah satu sistem operasi kita instal atau kita jalankan pada lingkungan virtual dalam hal ini menggunakan software VMWare. Selain VMWare bisa juga menggunakan Virtual Box. Untuk mendapatkan VMWare bisa menghubungi penulis, sedangkan virtual box dapat didownload dari sini. Langkah-langkah pada virtual box sama dengan VMWare.

Langsung saja untuk menjalankan Ubuntu atau sistem operasi yang lain pada VMWare, yang pertama kita lakukan adalah menginstal VMWare tersebut pada komputer kita. Selanjutnya kita jalankan VMWare dengan mengklik ikon VMWare. Selanjutnya kita pilih File>New>Virtual Machine, akan terlihat seperti gambar berikut. 
Kita pilih Typical kemudian kita klik next. Selanjutnya kita akan diminta letak file iso nya, ada pada CD/DVD atau tersimpan pada hardisk. Kalau file iso nya terletak di hardisk, pilih Installer Disk Image File (iso), kemudian browse dimana letaknya, klik open.

Selanjutnya klik next dan isikan nama sistem operasi, nama user serta password nya. Username hanya boleh menggunakan huruf kecil tanpa spasi.


Setelah itu klik next dan masukkan ukuran hardisknya. Secara default hardisknya berukuran 20 GB. Ukuran ini sudah cukup untuk menginstal Linux Ubuntu. Setelah itu klik next, kita bisa mengatur sendiri harware yang terpasang pada sistem operasi virtual atau kita bisa menggunakan konfigurasi defaultnya dan sistem operasi virtual langsung kita jalankan dengan menekan tombol finish serta memberi tanda centang pada Power on this virtual machine after creation. Kalau kita ingin menjalankan sistem operasi virtualnya belakangan, tanda centangnya kita hilangkan.
Kita tunggu proses instalasinya sampai selesai dan setelah selesai kita bisa logon pada sistem operasi virtual kita dengan klik dua kali pada jendela virtual machine, kemudian masukkan username dan password yang tadi kita buat. 
Kita bisa dengan mudah berpindah dari Ubuntu yang dijalankan pada virtual machine ke windows yang kita instal pada hardisk. Untuk berpindah dari windows ke Ubuntu bisa dengan mengklik dua kali jendela virtual machine. Kalau kita ingin berpindah dari Ubuntu ke Windows dengan menekan tombol ctrl + alt. 

Untuk mematikan Ubuntu yang terpasang secara virtual, bisa dengan mengklik kanan pada tab Ubuntu pada virtual machine, kemudian pilih power off. Atau bisa juga dengan mematikan komputer Ubuntu. 
Kita juga bisa meng-kustom hardware yang terpasang pada Ubuntu kita, misal kita mengiginkan ada dua LAN card yang terpasang pada Ubuntu. Untuk mengatur hardware yang terpasang, sistem operasi virtual kita matikan terlebih dahulu. Kemudian klik nama virtual sistem operasi kita, kemudian pilih edit virtual machine. Kita bisa mengedit ukuran memory, jumlah prosesor, jumlah LAN card yang terpasang, jenis jaringan dengan sistem operasi utama dan sebagainya 
Kita juga bisa menginstal windows versi lain misal windows server 2000 pada lingkungan virtual. Gunanya untuk belajar sistem operasi server. Caranya master windows server 2000 kita buat file iso nya terlebih dahulu menggunakan ultra sio atau power iso.
Kelemahan menggunakan VMWare ini adalah pemakaian resource komputer (CPU dan Memori) yang cukup besar, sehingga tidak disarankan bagi yang menggunakan netbook. 

Wednesday, December 12, 2012

Membuat Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar Otomatis Pada Libre Office

Daftar isi, daftar tabel dan daftar gambar biasanya dibuat pada tahap akhir ketika menulis tugas akhir. Untuk membuat daftar isi otomatis pada Libre Office cukup mudah. Yang perlu dilakukan adalah setiap judul halaman maupun bab ataupun sub bab harus ditulis menggunakan style heading. Tentu saja menyesuaikan, kalau judul halaman atau bab menggunakan heading 1 dan sub bab menggunakan heading 2. Heading 1 dan heading 2 bisa diatur pada style and formatting pada menu format atau dengan menekan F11. Pengaturan heading bisa dilihat pada Membuat template tugas akhir. Untuk menulis tugas akhir menggunakan template tersebut bisa dilihat pada Menulis tugas akhir menggunakan LibreOffice

Setelah pengaturan heading dan penulisan tugas akhir pada bagian awal dan utama selesai, selanjutnya kita akan membuat daftar isi. Kita perlu mengatur style daftar isi. Pengaturan style daftar isi terletak pada style and formatting pada menu format atau tekan F11. Klik kanan pada contents 1, pada group paragraph style, pilih modify lakukan pengaturan, font color black, effects title, allignment justified.
Setelah itu tempatkan kursor pada halaman yang akan dijadikan daftar isi, kemudian klik Insert>Indexes and tables>, atur seperti berikut.
Kalau kita menginginkan agar tabel tidak bisa diedit secara manual, beri tanda centang pada protected against manual changes, tetapi kalau kita akan mengedit secara manual, tanda centang dihilangkan. Daftar isi telah terbentuk secara otomatis.

Selanjutnya kita akan membuat daftar gambar dan daftar tabel. Cara untuk membuat kedua tabel ini sama yang membedakan hanya judulnya saja. Untuk membuat daftar tabel terlebih dahulu kita edit pada indexes and tables, klik insert>fields>others. Ketikan nama caption pada tab variabel, misal kita akan membuat keterangan dari sebuah tabel maka nama caption Tabel. Kalau kita ingin membuat keterangan dari sebuah gambar, beri nama caption Gambar dan sebagainya. Atur seperti berikut.
Klik insert kemudian close, pada jendela writer akan mucul nomor 1, hapus saja dulu. Kemudian kita akan memberi nama atau keterangan dari sebuah tabel atau gambar, Kalau gambar menggunakan caption gambar kalau tabel menggunakan caption tabel, dan begitu juga untuk yang lain. Buat tabel sesuai dengan tulisan atau gambar, klik kanan pada tabel atau gambat tersebut, pilih caption. lakukan pengaturan seperti berikut. 
Kita bisa mengatur style nama tabel pada style Tabel yang ada pada style and formatting pada menu format atau dengan menekan F11. Apabila di tulisan kita belum ada heading 1, maka nomor tabel tidak memuat nomor heading. Selanjtnya kuta akan membuat daftar tabel, dengan cara klik Insert>indexes and tables>indexes and tables. lakukan pengaturan seperti berikut.
Selesai, daftar tabel sudah kita buat secara otomatis. Kita bisa menambahkan tabel-tabel yang lain, kemudian kita update dengan cara klik kanan pada daftar tabel update indexes and tables. Cukup mudah. 
Untuk membuat nama gambar dan daftar gambar caranya seperti di atas, hanya saja kata-kata tabel diganti dengan gambar. Selamat mencoba, Open Source for better life :)