Silakan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di bawah ini, nilai
jawaban ini sebagai nilai tugas mata kuliah EPTIK. Anda hanya
diperbolehkan menjawab sekali dan waktu yang digunakan menjawab maksimal
15 menit, setiap kelebihan waktu 1 menit nilai akan dikurangi 0,5 poin. Waktu pengerjaan dari tanggal 30 April sampai dengan 6 Mei 2013.
Berikut link soal Kuis EPTIK
The best way to learn is by practice
Blog tentang teknologi informasi, open source, motivasi, cloud computing, sistem pakar, aplikasi komputer, linux, ubuntu, hacking
Tuesday, April 30, 2013
Wednesday, December 19, 2012
Membuat Daftar Pustaka Otomatis Menggunakan MS Office 2007
Bagi para pembaca sekalian yang menggunakan MS Office 2007 atau 2010, berikut saya upload video membuat daftar pustaka otomatis. Dalam video ini juga ditunjukkan bagaimana memanfaatkan heading yang ada di MS Office 2007, membuat daftar isi, tabel dan gambar. Salah satu keunggulan MS office 2007 dibandingkan dengan Libre Office adalah kemampuan untuk membuat kutipan atau sitasi sesuai dengan style yang kita inginkan secara otomatis, tanpa harus melakukan konfigurasi seperti di LibreOffice. Pada MS Office 2007 tersedia style APA, Chicago dan lain-lain. Kita juga dapat menambahkan style lainya misal style IEEE yang biasa digunakan untuk penulisan jurnal.
Tutorial bisa dilihat di sini
Video dapat didownload di Dropbox
Video tersebut berekstensi swf, supaya ukuranya kecil. Untuk membukanya bisa menggunakan browser misal Mozila Firefox yang sudah diinstal plug-in flash player. Cara penginstalanya bisa dilihat di sini
Friday, December 14, 2012
Video Tutorial LibreOffice
Melanjutkan postingan yang berjudul Menggunakan LibreOffice untuk Menulis Tugas Akhir, pada postingan kali ini saya upload versi videonya. Postingan ini memenuhi permintaan dari seorang pembaca. Pada video ini saya menggunakan LibreOffice, sebuah aplikasi pengolah kata Open Source. Aplikasi ini tidak hanya berjalan pada platform Linux tetapi juga pada Windows. Berdasarkan pengalaman saya, penggunaan LibreOffice ini lebih mudah dari pada menggunakan MS Office. Walaupun ada juga kekuranganya, yaitu dari segi otomatisasi LibreOffice kalah dari MS Office. Kekurangan ini tertutupi oleh kemampuan LibreOffice yang mampun memenuhi keinginan user sesuai dengan keinginanya. Keunggulan lain dari LibreOffice dibandingkan MS Office, penyisipan break dan pengaturan halaman untuk masing-masing section jauh lebih mudah dan sederhana dibandingkan MS Office.
Video tersebut dapat di download di Dropbox
Video tersebut mempunyai ekstensi swf. Untuk membuka video tersebut bisa menggunakan flash player atau bisa juga menggunkan browser yang sudah diinstal flash player. Untuk menginstal flash player di browser Mozila Firefox klik pada tool>Add-Ons, ketikkan shockwave flash pada kotakpencarian. Klik instal pada hasil pencarian shockwave flash.
File hasil pada video tersebut bisa didownload di Dropbox
Thursday, December 13, 2012
Menampilkan Kembali Postingan Yang Terhapus
Postingan ini dilatarbelakangi oleh terhapusnya postingan yang berjudul Menjalankan Ubuntu Pada VMWare. Saya mohon maaf kepada para pembaca sekalian sehubungan dengan ketidaknyamanan yang saya timbulkan :). Beberapa waktu lalu postingan tersebut tidak bisa diakses karena secara tidak sengaja postingan tersebut saya hapus. Kemudian saya mencari informasi bagaimana memunculkan postingan yang telah terhapus dan akhirnya dapat. Pengalaman saya tersebut akan saya sharing disini.
Untuk memunculkan postingan yang telah terhapus tersebut, domain kita harus sudah di index oleh google karena kita akan memanfaatkan google cache. Langkah yang pertama kita ketikkan nama domain kita pada google search misal bektimaryuni.blogspot.com. Akan muncul hasil pencarian oleh google.
Setelah itu kita arahkan mouse kita pada tanda >> pada postingan yang terhapus. Kemudian klik kanan pada link cache dan pilih open link in new tab.
Setelah itu akan tampil postingan kita yang telah terhapus sebelumnya secara utuh sampai pada komentarnya juga. Untuk menampilkan kembali cukup dengan mengkopi seluruh postingan lengkap dengan gambar dan link-nya ke postingan baru.
Demikian semoga bermanfaat.
Menjalankan Ubuntu Pada VMWare
Melanjutkan postingan sebelumnya tentang Virtual Machine,
pada postingan ini saya akan berbagi cara menjalankan sistem operasi
Linux Ubuntu pada sistem operasi windows. Sehingga dalam satu komputer
yang kita miliki terdapat dua sistem operasi yang berjalan bersama-sama,
bukan bergantian booting. Bisa saja kedua sistem operasi tersebut kita
instal pada hardisk, namun terdapat kekurangan apabila kita ingin
berpindah dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain, komputer
kita harus restart. agar kita bisa dengan mudah berpindah dari satu
sistem operasi ke sistem operasi yang lain, salah satu sistem operasi
kita instal atau kita jalankan pada lingkungan virtual dalam hal ini
menggunakan software VMWare. Selain VMWare bisa juga menggunakan Virtual
Box. Untuk mendapatkan VMWare bisa menghubungi penulis, sedangkan
virtual box dapat didownload dari sini. Langkah-langkah pada virtual box sama dengan VMWare.
Langsung saja untuk menjalankan Ubuntu atau sistem operasi yang lain pada VMWare, yang pertama kita lakukan adalah menginstal VMWare tersebut pada komputer kita. Selanjutnya kita jalankan VMWare dengan mengklik ikon VMWare. Selanjutnya kita pilih File>New>Virtual Machine, akan terlihat seperti gambar berikut.
Selanjutnya klik next dan isikan nama sistem operasi, nama user serta password nya. Username hanya boleh menggunakan huruf kecil tanpa spasi.
Setelah itu klik next dan masukkan ukuran hardisknya. Secara default
hardisknya berukuran 20 GB. Ukuran ini sudah cukup untuk menginstal
Linux Ubuntu. Setelah itu klik next, kita bisa mengatur sendiri harware
yang terpasang pada sistem operasi virtual atau kita bisa menggunakan
konfigurasi defaultnya dan sistem operasi virtual langsung kita jalankan
dengan menekan tombol finish serta memberi tanda centang pada Power on
this virtual machine after creation. Kalau kita ingin menjalankan sistem
operasi virtualnya belakangan, tanda centangnya kita hilangkan.
Kita tunggu proses instalasinya sampai selesai dan setelah selesai kita
bisa logon pada sistem operasi virtual kita dengan klik dua kali pada
jendela virtual machine, kemudian masukkan username dan password yang
tadi kita buat.
Kita bisa dengan mudah berpindah dari Ubuntu yang dijalankan pada
virtual machine ke windows yang kita instal pada hardisk. Untuk
berpindah dari windows ke Ubuntu bisa dengan mengklik dua kali jendela
virtual machine. Kalau kita ingin berpindah dari Ubuntu ke Windows
dengan menekan tombol ctrl + alt.
Untuk mematikan Ubuntu yang terpasang secara virtual, bisa dengan
mengklik kanan pada tab Ubuntu pada virtual machine, kemudian pilih
power off. Atau bisa juga dengan mematikan komputer Ubuntu.
Kita juga bisa meng-kustom hardware yang terpasang pada Ubuntu kita,
misal kita mengiginkan ada dua LAN card yang terpasang pada Ubuntu.
Untuk mengatur hardware yang terpasang, sistem operasi virtual kita
matikan terlebih dahulu. Kemudian klik nama virtual sistem operasi kita,
kemudian pilih edit virtual machine. Kita bisa mengedit ukuran memory,
jumlah prosesor, jumlah LAN card yang terpasang, jenis jaringan dengan
sistem operasi utama dan sebagainya
Kita juga bisa menginstal windows versi lain misal windows server 2000
pada lingkungan virtual. Gunanya untuk belajar sistem operasi server.
Caranya master windows server 2000 kita buat file iso nya terlebih
dahulu menggunakan ultra sio atau power iso.
Kelemahan menggunakan VMWare ini adalah pemakaian resource komputer (CPU dan Memori) yang cukup besar, sehingga tidak disarankan bagi yang menggunakan netbook.
Wednesday, December 12, 2012
Membuat Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar Otomatis Pada Libre Office
Daftar isi, daftar tabel dan daftar gambar biasanya dibuat pada tahap akhir ketika menulis tugas akhir. Untuk membuat daftar isi otomatis pada Libre Office cukup mudah. Yang perlu dilakukan adalah setiap judul halaman maupun bab ataupun sub bab harus ditulis menggunakan style heading. Tentu saja menyesuaikan, kalau judul halaman atau bab menggunakan heading 1 dan sub bab menggunakan heading 2. Heading 1 dan heading 2 bisa diatur pada style and formatting pada menu format atau dengan menekan F11. Pengaturan heading bisa dilihat pada Membuat template tugas akhir. Untuk menulis tugas akhir menggunakan template tersebut bisa dilihat pada Menulis tugas akhir menggunakan LibreOffice.
Setelah pengaturan heading dan penulisan tugas akhir pada bagian awal dan utama selesai, selanjutnya kita akan membuat daftar isi. Kita perlu mengatur style daftar isi. Pengaturan style daftar isi terletak pada style and formatting pada menu format atau tekan F11. Klik kanan pada contents 1, pada group paragraph style, pilih modify lakukan pengaturan, font color black, effects title, allignment justified.
Setelah itu tempatkan kursor pada halaman yang akan dijadikan daftar isi, kemudian klik Insert>Indexes and tables>, atur seperti berikut.
Kalau kita menginginkan agar tabel tidak bisa diedit secara manual, beri tanda centang pada protected against manual changes, tetapi kalau kita akan mengedit secara manual, tanda centang dihilangkan. Daftar isi telah terbentuk secara otomatis.
Selanjutnya kita akan membuat daftar gambar dan daftar tabel. Cara untuk membuat kedua tabel ini sama yang membedakan hanya judulnya saja. Untuk membuat daftar tabel terlebih dahulu kita edit pada indexes and tables, klik insert>fields>others. Ketikan nama caption pada tab variabel, misal kita akan membuat keterangan dari sebuah tabel maka nama caption Tabel. Kalau kita ingin membuat keterangan dari sebuah gambar, beri nama caption Gambar dan sebagainya. Atur seperti berikut.
Klik insert kemudian close, pada jendela writer akan mucul nomor 1, hapus saja dulu. Kemudian kita akan memberi nama atau keterangan dari sebuah tabel atau gambar, Kalau gambar menggunakan caption gambar kalau tabel menggunakan caption tabel, dan begitu juga untuk yang lain. Buat tabel sesuai dengan tulisan atau gambar, klik kanan pada tabel atau gambat tersebut, pilih caption. lakukan pengaturan seperti berikut.
Setelah itu tempatkan kursor pada halaman yang akan dijadikan daftar isi, kemudian klik Insert>Indexes and tables>, atur seperti berikut.
Selanjutnya kita akan membuat daftar gambar dan daftar tabel. Cara untuk membuat kedua tabel ini sama yang membedakan hanya judulnya saja. Untuk membuat daftar tabel terlebih dahulu kita edit pada indexes and tables, klik insert>fields>others. Ketikan nama caption pada tab variabel, misal kita akan membuat keterangan dari sebuah tabel maka nama caption Tabel. Kalau kita ingin membuat keterangan dari sebuah gambar, beri nama caption Gambar dan sebagainya. Atur seperti berikut.
Klik insert kemudian close, pada jendela writer akan mucul nomor 1, hapus saja dulu. Kemudian kita akan memberi nama atau keterangan dari sebuah tabel atau gambar, Kalau gambar menggunakan caption gambar kalau tabel menggunakan caption tabel, dan begitu juga untuk yang lain. Buat tabel sesuai dengan tulisan atau gambar, klik kanan pada tabel atau gambat tersebut, pilih caption. lakukan pengaturan seperti berikut.
Kita bisa mengatur style nama tabel pada style Tabel yang ada pada style and formatting pada menu format atau dengan menekan F11. Apabila di tulisan kita belum ada heading 1, maka nomor tabel tidak memuat nomor heading. Selanjtnya kuta akan membuat daftar tabel, dengan cara klik Insert>indexes and tables>indexes and tables. lakukan pengaturan seperti berikut.
Selesai, daftar tabel sudah kita buat secara otomatis. Kita bisa menambahkan tabel-tabel yang lain, kemudian kita update dengan cara klik kanan pada daftar tabel update indexes and tables. Cukup mudah.
Untuk membuat nama gambar dan daftar gambar caranya seperti di atas, hanya saja kata-kata tabel diganti dengan gambar. Selamat mencoba, Open Source for better life :)Tuesday, December 11, 2012
Membuat Kutipan dan Daftar Pustaka Pada Libre Office
Salah satu kesalahan yang sering terjadi pada waktu menulis karya ilmiah baik itu jurnal, tugas akhir, skripsi dan lain-lain adalah kesalahan dalam menulis kutipan. Kesalahan ini terjadi karena ketidaktelitian kita dalam menuliskanya. LibreOffice menyediakan fasilitas mengelola sumber referensi yang kita gunakan dalam menulis. Kita bisa menuliskan kutipan secara cepat dan benar sesuai dengan ketentuan penulisan kutipan menurut masing-masing perguruan tinggi. Kebanyakan perguruan tinggi di Indonesia menggunakan style kutipan American Psychological Association (APA).
Penulisan kutipan tidak langsung menggunakan style APA '(Nama, tahun)' tanpa tanda petik bila nama pengarang tidak disebutkan. Apabila nama pengarang disebutkan dalam kalimat '......menurut Nama (tahun), ...' tanpa tanda kutip. Untuk menghindari plagiasi, lebih baik menggunakan kutipan tidak langsung. Contoh '..... sistem adalah sekumpulan komponen yang saling berinteraksi (Jogiyanto, 2005). Atau bisa juga ditulis Menurut Jogiyanto (2005) sistem adalah sekumpulan komponen yang berinteraksi.
Penulisan pada daftar rujukan atau daftar pustaka menggunakan style APA, (nama belakang), (huruf pertama kapital nama pertama). tahun. (judul buku dicetak miring). (kota penerbit): (tahun terbit). Contoh:
Baxter, C. 1997. Race Equality in Health Care and Education. Philadelphia: Balliere Tindall.
Apabila jumlah sumber referensi yang kita gunakan banyak, penulisan kutipan/sitasi dan daftar rujukan/pustaka memerlukan waktu yang cukup lama dan dibutuhkan ketelitian. LibreOffice seperti halnya aplikasi pengolah kata yang lain menyediakan fasilitas untuk menuliskan kutipan dan daftar pustaka secara cepat dan benar. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Edit sumber referensi
Untuk mengedit sumber referensi klik Tool>Bibliography Database. Perlu diperhatikan untuk pengguna Linux Ubuntu. Agar tidak terjadi error, perlu diinstal Libre Base terlebih dahulu untuk menyimpan sumber referensi. Pada pengguna Windows Libre base akan secara otomatis terinstal ketika menginstal Libre Office.Setelah jendela Bibliography Database terbuka klik Insert>Record. Isi sesuai sumber referensi yang kita gunakan. kalau sumber referensi kita berupa buku, pada style pilih Book dan untuk sumber referensi yang lain menyesuaikan. Tidak semua fileds harus kita isi, yang wajib kita isi kalau sumber referensi berupa buku yaitu Short Name, Authors, Publisher, Type, Title, Address, Year. Short Name digunakan untuk penulisan kutipan misal (Jogiyanto, 2005).
- Edit Style
Selanjutnya kita akan mengedit acuan rujukan atau acuan penulisan daftar pustaka menggunakan styel APA. Klik Insert>Indexes and Tables>Indexes and Tables>Entries. Pilih type Bibliography, kemudian pilh tan Entries, pilih style Book. Kemudian kita atur spin button sesuai dengan aturan penulisan daftar pustaka. Kalau kita menggunakan style APA, urutkan strkturnya menjadi Au, Ye, Ti, Ad, Pu. Dimana Au= Authors, Ye=Year, Ti=Title, Ad=Address, Pu=Publisher. Klik pada Ti, pilih character style=User Entry kemudian klik tombol edit yang ada di sampingnya, pilih font italic kembali ke jendela indexes and tables. Pilih Sort By = contents, Sort Key pada pilihan nomor 1=Authors. klik OK.
- Menyisipkan kutipan
Untuk menyisipkan kutipan pilih Insert>Indexes and Tables>Bibliography Entry, kemudian pilih sumber referensi yang sudah kita masukkan, klik insert. Kutipan langsung disisipkan pada kalimat sesuai dengan pengaturan kita. Langkah ini juga digunakan untuk menyisipkan kutipan-kutipan yang lain.
- Membuat daftar pustaka
Untuk membuat Daftar Pustaka, klik Insert>Indexes and Tables>Indexes and Tables, mucul jendela Indexes and Tables. Pada tab Index/Table pilih type=Bibliography, Title sesuaikan dengan judul kita misal DAFTAR PUSTAKA. Centang pada Protected against manual changes, artinya daftar pustaka yang kita buat tidak bisa kita edit secara manual. Apabila kita menginginkan editing secara manual centang dihilangkan. Klik OK, daftar pustaka akan terbentuk secara otomatis.
Masing-masing style penulisan kutipan dan daftar pustaka memiliki aturan sendiri-sendiri misal style APA tentu akan berbeda dengan style Chicago, IEEE dan sebagainya. Pengaturan pada indexes and tables disesuaikan dengan ketentuan yang dipakai pada masing-masing perguruan tinggi.
Label:
Open Source,
Ubuntu
Lokasi:
BSI Yogyakarta
Subscribe to:
Posts (Atom)
















